Dengan perlahan-lahan orang itu memandang ke atas. Tampak olehnya seorang wanita yang pasti biasa hidup mewah. Mantel bulunya tampak baru.

Kelihatan dia seperti seorang yang tidak pernah kelaparan seumur hidupnya. Sekilas pada benaknya dia terpikir bahwa tentu wanita itu akan mengolok-olok kepadanya seperti yang sering dilakukan banyak mereka sebelumnya.

“Tinggalkan aku sendirian,” gumamnya dengan marah… Tapi dia merasa heran karena wanita itu tetap berdiri disitu. Dia tersenyum – sehingga sebaris giginya yang putih rata tampak berkilauan.

“Apakah anda lapar?” dia bertanya.

“Tidak,” jawabnya dengan penuh ejekan. “Saya baru saja selesai makan malam dengan President USA … Nah, pergilah kesana.”

Senyuman dari wanita itu menjadi lebih lebar.

Tiba-tiba orang itu merasa tangan yang lemah lembut mencoba mengangkatnya untuk berdiri. “Nyonya, apa yang kau lakukan?” orang itu bertanya dengan marah. “Aku sudah bilang, biarkan aku sendirian.”

Pada saat itu seorang polisi mendekati. “Ada masalah apa, nyonya?” dia bertanya.
Continue Reading…