Manfaat Garam yang Perlu Anda Ketahui


Menurut Institut Salt, garam memiliki lebih dari 14.000 kegunaan yang sudah diketahui, dan setiap orang Amerika sepanjang hidup mereka masing-masing mengonsumsi lebih dari 16 ton garam.

Berikut sedikit penggunaan dari garam:

Garam sebagai bahan poles
Dengan mencampurkan garam dan cuka menjadi sebuah adonan kental, maka ia dapat dipakai untuk menggosok dan membuat kilap benda dari perak dan tembaga. Gunakan sehelai kain lembut untuk penggunaannya dan gosokkan, lalu bilas bersih dengan air, kemudian keringkan.

Pembersih
Ini adalah sesuatu yang saya pe-lajari selama bekerja di supermarket saat masih muda. Untuk tumpahan minyak dan telur, tutupi area yang terkena noda dengan garam, maka akan menjadi lebih mudah untuk mengangkat noda tersebut.

Garam sebagai pembersih pipa saluran
Garam dan air panas dalam jumlah yang sebanding yang kita tuang ke dalam saluran pipa akan dapat membantu menghilangkan bau tak sedap dan dapat membantu melarutkan minyak, juga membantu memperpanjang usia pipa. Tetapi cara ini mungkin sebaiknya tidak dipakai pada sistem pembuangan air limbah kotor, yang mungkin dapat membunuh bakteri baik yang berperan sangat penting untuk menghancurkan zat padat.
Continue Reading…

Keroncong Sate Khas Jatinegara


Suara musik keroncong terdengar sayup-sayup di antara beragam sumber kebisingan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, suatu siang menjelang sore akhir pekan lalu. Bunyi klakson mobil serta teriakan tukang parkir terdengar dominan. Saya sedang mencari sebuah warung sate kambing khas Klaten, Jawa Tengah, di pinggir jalan itu. Seorang teman bilang, “Kau jalan saja di sepanjang trotoar di sisi Polsek Jatinegara, dari arah Polsek ke pintu utama Pasar Mester. Nanti kau akan dengar suara musik keroncong. Ikuti sumber suara musik itu, nah di situ warung satenya. Tapi sebaiknya jangan datang pas makan siang karena saat itu ramai banget.”

Suara musik keroncong yang tadi sayup-sayup ternyata berasal dari mulut Gang Lele. Persis di depan para pemusik dan penyanyi itu terdapat warung sate yang saya cari. Mereka rupanya pengamen tetap di warung tersebut. Unik juga, suara musik keroncong menjadi penanda keberadaan sebuah warung sate.

Kehadiran pengamen bermusik keroncong itu memang disengaja sejak empat tahun lalu. Sang pemilik warung, Sri Mulyono, ingin memuaskan pengunjung. Di sini mereka bisa bergoyang lidah dan memanjakan telinga dengan lagu-lagu keroncong. Tetapi mengapa keroncong? “Ah kebetulan aja,” kata Mulyono.

Di situ, pengamen tidak menyodor-nyodorkan kantong

Khasiat Besar Petai (Pete)


Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.

Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.

Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘tamu’ datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
Continue Reading…

Makanan Gorengan Pembawa Kanker?


Makanan yang digoreng atau populer disebut gorengan, ternyata bukan hanya meningkatkan kadar kolesterol darah serta menyebabkan terjadinya peningkatan risiko terkena stroke dan penyakit jantung koroner. Makanan gorengan juga menghasilkan zat pemicu kanker (karsinogenik) dengan nama akrilamida.

Hampir setiap orang menyukai makanan gorengan, seperti kentang, pisang, ubi, tempe dan tahu goreng. Makanan jajanan ini makin sedap rasanya jika dikonsumsi saat masih dalam keadaan panas. Menemukannya pun amat gampang, mulai dari pinggir jalan hingga mal.

Itu sebabnya kita kerap membawanya ke rumah, sebagai makanan ringan di sore hari, sambil minum kopi atau teh manis. Namun, kebiasaan menyantap makanan gorengan untuk sementara waktu harus kita kurangi atau paling tidak perlu diwaspadai.

Sebab, kebiasaan ini mengandung risiko buruk bagi kesehatan. Eden Tareke dkk., peneliti dari jurusan kimia lingkungan Universitas Stockholm, Swedia, memaparkan hasil penelitiannya bertajuk Analysis of Acrylamide, a Carsinogen Formed in Heated Foodstuffs yang dimuat di majalah ilmiah Agricultural and Food Chemistry edisi Juli 2002.
Continue Reading…

|